Persiapan menghadapi persalinan di rumah sakit ibu anak

Pada usia persalinan yang semakin dekat ibu hamil seringkali merasakan kecemasan yang berlebihan. Kecemasan dimulai karena kurangnya rasa percaya diri menghadapi persalinan. Kondisi ini banyak dialami oleh ibu hamil apalagi di kehamilan pertama kali. Proses persalinan yang didukung oleh persiapan yang matang akan membantu ibu hamil dalam mengelola emosi. Bahkan ibu hamil merasakan kekuatan dukungan di dalam diri maupun dari lingkungan orang orang tercinta. Pada kondisi inilah yang menyebabkan ibu hamil memerlukan cara cara untuk mendukung persalinannya agar berjalan lancar dan tenang.

Berikut adalah cara mengelola diri agar ibu hamil siap menjelang persalinan lebih tenang:

 

Persiapan Mental

Melakukan relaksasi, afirmasi positif dan hypnobirthing, mendengarkan musik dan memperbanyak ibadah. Jauhi rasa cemas, khawatir, pikiran negatif dan hal lainnya yang bisa membuat ibu hamil stress atau depresi.

 

Persiapan Fisik

Melakukan peregangan otot menjelang persalinan. Bisa dengan berjalan kaki (pagi-sore), naik turun tangga atau melakukan pregnancy yoga/ prenatal yoga secara rutin, bisa dilakukan di rumah atau mengikuti kelas yoga di rumah sakit/ rumah sakit ibu anak.

 

Memahami Tanda dan Tahapan/ Proses Persalinan

Yang terdiri dari:

  • Kala I – Tahap Pembukaan
  • Kala II – Tahap Pengeluaran Bayi
  • Kala III – Tahap Pengeluaran Plasenta
  • Kala IV – Tahap Pengawasan

Yang perlu dipahami:

  • Pahami apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama proses persalinan
  • Pahami teknik selama proses persalinan seperti teknik mengejan dan bernafas
  • Pahami posisi bersalin dan pilih yang nyaman dan benar

Proses persalinan selengkapnya baca di sini. Baca juga tanda-tanda akan melahirkan dan panduan melahirkan normal.

 

Dukungan Keluarga dalam Menghadapi Persalinan

Yang meliputi:

  • Mendorong semangat ibu yang menghadapi persalinan dan menciptakan ketenangan.
  • Membantu bidan (bila diminta), misal: mengelus punggung ibu.
  • Menyiapkan segala sesuatu bila ibu perlu dirujuk, seperti: menyiapkan surat-surat, kendaraan dan persiapan biaya.
  • Memahami peran dalam penanganan dan perawatan ibu setelah persalinan.

 

Membawa Perlengkapan Persalinan

  1. Perlengkapan Ibu

    • Pakaian yang nyaman untuk persalinan. Saran: baju atasan kancing depan yang menyerap keringat dan kain/ rok dengan karet di pinggang.
    • Jam tangan untuk cek berapa menit sekali kontraksi yang dialami ibu.
    • Minyak untuk memijat, aroma therapi, ikat rambut untuk kenyamanan ibu.
    • Buku, majalah, gadget, music player dan lainnya yang dapat menambah ketenangan ibu saat kontraksi.
    • Celana dalam dan bra menyusui.
    • Pembalut maternity, bukan pembalut maxi biasa.
    • Setelan ibu untuk digunakan ketika pulang dari rumah sakit.
    • Perlengkapan Mandi Ibu: handuk, sabun, shampoo, sikat gigi dan pasta gigi (walaupun sebagian rumah sakit menyediakan fasilitas ini).
    • Sandal jepit.
    • Kamera atau handycam untuk dokumentasi.
    • Dokumen penting yang diperlukan.
    • Buku catatan dan pulpen.
    • Pompa ASI.
    • Gurita atau Korset.
  2. Perlengkapan Suami

    • Baju ganti.
    • Sandal.
    • Cemilan (makanan/ minuman).
  3. Perlengkapan Bayi

    • Beberapa set baju bayi.
    • Handuk bayi.
    • Diaper newborn.
    • Baby wipes.
    • Topi bayi.
    • Kaos kaki bayi.
    • Sarung tangan bayi.
    • Selimut topi untuk digunakan ketika membawa pulang bayi.
    • Sabun dan shampoo bayi.
    • Baby oil/ minyak telon.

 

Pentingnya Suami yang Bersiaga

Suami tentunya perlu tahu beberapa hal mengenai kehamilan Anda, seperti kapan perkiraan hari lahir agar ketika Anda mengalami kontraksi dan membutuhkan bantuan dalam persalinan, suami Anda sudah siap. Beri tahu suami Anda apa yang harus dilakukan ketika Anda mulai merasakan nyeri atau kontraksi. Misalnya saja dengan memijat atau mengusap bagian punggung Anda atau menggunakan botol air hangat yang dilapisi handuk untuk kompres. Bicarakan dengan suami Anda tentang apa saja yang akan Anda butuhkan dari dirinya. Hal ini penting agar proses persalinan dan setelahnya dapat berjalan dengan lancar. Terutama pada minggu pertama setelah persalinan adalah saat-saat Anda sangat membutuhkan bantuannya.

 

Informasi Tambahan, Senam Nifas Pasca Persalinan: